INVESTASI BISNIS DI DMI PRIMAGAMA INDONESIA

 

Oleh : Drs. H. Teguh Sunaryo

Direktur DMI PRIMAGAMA INDONESIA

 

TABUNGAN DAN DEPOSITO BANK

Nampaknya sekarang ini banyak orang memfungsikan bank hanya untuk pinjam uang, lewat uang (transfer), dan parkir uang sementara. Hanya sedikit orang saja yang menyimpan uang di bank untuk dijadikan tujuan penghasilan atau pendapatan. Ada beberapa pertimbangan yang bisa dijadikan alasan bagi mereka mengapa tidak lagi berharap penghasilan dari bank. Pertama, suku bunganya relatif rendah, bahkan setinggi-tingginya suku bunga masih dibawah kenaikan angka inflasi. Kedua, sebagian orang berpendapat bahwa bunga bank adalah riba’. Ketiga, resikonya menjadi tinggi, karena banyak bank yang disalahgunakan oleh pengelolanya sehingga bermasalah, tidak transparan dan dikorupsi. Ada lembaga penjaminan yang terbukti tidak bisa mengembalikan uang para nasabah saat bank ada masalah. Kasus bank SUMA, bank BHS dan terakhir ini adalah bank CENTURY. Kita masih ingat bagaimana perjuangan ibu Sri Gayatri dari Surabaya, (uang senilai 2 milyar rupiah miliknya dan senilai 4 milyar milik keluarganya) yang sampai sekarang belum juga kembali. Ikhtiar sudah dilakukan, demo di depan bank, lapor polisi, presentasi di depan anggota Pansus Century DPRRI, berkolaborasi dengan rekan sesama nasabah lainnya. Semuanya sia-sia belaka.  Semoga kasus 6,7 trilyun rupiah di bank Century benar-benar tragedi yang terakhir di Indonesia. Keempat, kesadaran warga negara Indonesia yang mulai tinggi untuk mencoba berwirausaha. Mereka sadar bahwa dengan berwirausaha bisa membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan image diri bahwa mereka adalah bukan pengangguran walau sudah pensiun dan bukan pecundang yang takut akan tantangan. Menabung di bank kalau toh aman hanya bermanfaat untuk diri sendiri, tetapi bila berwirausaha selain bermanfaat untuk diri sendiri juga sekaligus bermanfaat bagi orang lain, yaitu mengurangi membuka lapangan pekerjaan.

MEMBUKA LAPANGAN PEKERJAAN

Banyak cara orang untuk mendapatkan penghasilan dan banyak cara pula orang untuk membuka lapangan pekerjaan. Memiliki bisnis waralaba itu juga bagian dari alternatif membuka suatu usaha. Banyak manfaat dari aktifitas bisnis dengan sistem waralaba. Pertama, produk dan mereknya sudah berjalan dan dikenal oleh masyarakat luas. Kedua, tidak terlalu gambling karena sudah ada contoh suksesnya. Ketiga, ada yang membimbingnya dan ada tempat konsultasinya. Dengan bisnis waralaba ini, kita tidak merasa sendirian, banyak teman untuk berdiskusi dan bersilaturahmi bisnis, menjadikan kita dinamis dan optimis. Keempat, ibarat menanam pohon, bisnis waralaba tidak dimulai dari benihnya tetapi dimulai dengan mencangkok. Buahnya bisa diprediksi dan hasilnya tentu relatif lebih cepat dari pada menanam benih sendiri. Kelima, mengurangi pengangguran sekaligus membuka lapangan pekerjaan. Sebaik-baik sedekah adalah memberi sekaligus memberdayakan, bukan karikatif belaka. Memberi kail akan lebih mulia bila dibandingkan dengan memberikan ikannya saja. Bagi seseorang yang sudah berkecukupan rezeki dan berkelimpahan dana, atau bagi seseorang yang akan mengisi waktu luang pasca pensiun, maka bisnis waralaba merupakan alternatif yang perlu dipertimbangkan. Dengan bisnis waralaba selain kita punya kesibukan produktif dan positif, maka kita juga bisa membuka lapangan pekerjaan bagi keluarga atau orang lain sekalipun. Anak yang baru selesai wisuda, keponakan yang masih jadi pengangguran, adik yang masih jadi mahasiswa pun bisa diberikan tanggungjawab untuk mengelola bisnis waralaba ini, sekaligus dijadikan sara pembelajaran bisnis yang paling riil dan nyata, bukan sekedar berteori saja, bukan sekedar berwacana belaka.

UPAYA MENGGAPAI KEBAHAGIAAN

Seorang penulis bernama Alexander Chalmers mengatakan bahwa setidaknya ada empat unsur bahagia bagi mereka yang menginginkannya. Pertama, ada sesuatu yang bisa dikerjakan. Kedua, ada sesuatu yang dicintai. Ketiga, ada sesuatu yang dapat diharapkan. Keempat, senantiasa tulus dalam setiap aktifitas dan persahabatan. Dengan memiliki bisnis waralaba, maka kita akan memiliki kegiatan yang bisa dikerjakan dan bersifat positif dan produktif. Tentu akan lebih produktif lagi apabila bisnis tersebut merupakan pilihan aktifitas yang kita senangi dan kita cintai. Dan dari bisnis tersebut kemudian ada yang bisa diharapkan.

ADAKAH SERAKAH YANG BAIK ?

Biasanya orang akan kaget bila menyaksikan ada orang lain yang serakah. Tetapi pada kesempatan ini saya ingin meyakinkan anda bahwa ada “serakah yang dibolehkan”. Pameo yang mengatakan bahwa “hari ini harus lebih baik dari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dari hari ini” adalah inti dari ajaran “serakah yang dibolehkan”. Dalam kontek ini ada tiga hal yang dibolehkan untuk kita menjadi serakah. Pertama, serakah untuk mendirikan shalat atau sembahyang. Kedua, serakah mengamalkan sedekah. Bisa sedekah pikiran atau gagasan, sedekah waktu atau tenaga dan sedekah harta benda.membuka usaha juga bagian dari sedekah, karena ada aspek sosial daan ekonomis, ada aspek kepedulian dan pemberdayaan. Dengan membuka usaha berarti kita telah bersedekah memberi ilmu bisnis, mendorong mereka para pegawai untuk rajin dan disiplin, memberikan gaji atau honor berupa uang, meningkatkan tali persaudaraan dalam kebersamaan, tidak sekedar teori dan wacana saja tetapi praktek dalam tindakan nyata. Ketiga, serakah untuk menimba ilmu dari lahir sampai meninggal dunia. Pilihlah sektor bisnis dalam bidang keilmuan atau pendidikan. Dengan berniaga dibidang pendidikan kita mengantarkan konsumen untuk menjadi cerdas dan memiliki ketrampilan atau keahlian tertentu. Betapa mulianya bisnis dalam sektor atau industri jasa pendidikan. Sampaikanlah walau satu ayat, dan ayat itu bisa ayat kauniyah atau ayat kauliyah. Selama masih ada orang yang ingin pandai, maka selama itu pula pendidikan tetap akan eksis. Bisnis dalam bidang pendidikan berada pada track atau jalur yang benar. Sedangkan pasang surutnya hanyalah dinamika biasa, yang diluar bisnis pendidikan pun kadang bisa terjadi.

PROSPEK BISNIS DMI

Ada tiga prosfek yang dimiliki bisnis DMI antara lain : a) Pasar DMI sangatlah luas, penggunanya untuk semua usia, terutama dari usia 2 tahun sampai usia 90 tahun. Sedangkan jumlah penduduk di Indonesia lebih kurang 250 juta orang. Dengan asumsi kita bisa meraih 10 % saja hasil yang akan didapatkan = (250.000.000 X Rp 1.000.000 ) x 10 % = Rp 25. 000.000.000.000 (duapuluhlima trilyun). Sebuah pasar yang sangat fantastic. b) Produknya sudah dilindungi undang-undang hak cipta selama 50 tahun. Sulit diduplikasi, tidak membutuhkan SDM yang banyak, tidak membutuhkan ruang yang luas. Bisnis di bidang yang banyak pesaingnya saja kita semangat, apalagi DMI yang tidak ada pesaingnya. c) Produknya sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Betapa senangnya punya anak berbakat. Dan bakat itu harus dikenali terlebih dahulu kemudian dikembangkan dan diwujudkan. Dan alat untuk mendeteksi bakat tersebut adalah Fingerprint Test DMI.

Cara untuk menjadi investor DMI adalah sebagai berikut : Pertama, membayar Biaya Joining Fee sebesar Rp 100.000.000 (seratus juta rupiah) untuk jangka waktu kerjasama selama 5 (lima) tahun. Kedua, mendapatkan starterkit bisnis dan MoU di depan notaris di Yogyakarta. Ketiga, mendapatkan pelatihan teknisi dan layanan konsultasi psikologi yang bersertifikat resmi dari  DMI Primagama Indonesia. Setelah dilatih maka outlet dan bisnis DMI siap dioperasionalkan. Keempat, setiap transaksi antara pengguna dengan outlet DMI, pendapatannya dibagi dua (bagi hasil 50%), yang dihitung dari tarif harga jual resmi. 50% untuk Kantor Cabang atau outlet DMI dan yang 50% untuk ditransfer ke Kantor Pusat DMI.

Prediksi pengembalian modal : Dengan sistem seperti itu, maka hitungan modal bisa kembali (BEP Unit Testee) apabila Kantor Cabang mampu mendapatkan = (Rp 100.000.000 : Rp 1.000.000) x 2= 200 Orang Testee. Sedangkan hak kelolanya adalah selama 5 (lima) tahun. = 5 x 12 bulan = 60 bulan. Dengan asumsi dalam satu hari mendapatkan satu orang testee saja atau berarti 30 orang dalam satu bulan, maka modal bisa kembali (BEP Waktu) adalah selama = 200 : 30 =  6,7 bulan

PERLINDUNGAN HUKUM

Produk DMI sudah didaftarkan di Kementrian Hukum dan HAM Republik Indonesia, dan surat pendaftaran ciptaan sudah keluar pertanggal 31 Agustus 2009, dengan nomor pendaftaran 043867 dan jangka waktu perlindungan selama 50 (limapuluh) tahun. Dengan dikeluarkannya hak cipta ini, maka semua produk yang hampir sama, mirip atau menyerupai, apalagi sama, maka dilarang oleh UU Hak Cipta untuk diedarkan atau dimasyarakatkan tanpa ijin atau persetujuan tertulis dari PT. DMI INDONESIA. Barang siapa melanggar maka akan dikenai sanksi sesuai UU Hak Cipta yang berlaku di negara Republik Indonesia. Dengan demikian kepastian hukum atas produk DMI ini akan menambah rasa nyaman bagi para investor yang turut bergabung, selain juga tandatangan kemitraannya dilakukan di depan pejabat negara notaris di Yogyakarta.

Bila anda berminat terhadap tantangan bisnis ini silahkan menghubungi kami sesuai alamat dan contact person dibawah ini. Bila ada yang belum jelas terhadap pemahaman produk dan peluang bisnisnya bisa melihat beberapa artikel yang ada dalam situs : http://www.dmiprimagama.com atau via beberapa nomor telpon dibawah ini atau berkunjung di Yogyakarta. Mohon maaf bila ada yang tidak berkenan dan atas segenap perhatiannya diucapkan terimakasih.

 

 

Tulisan ini dipersembahkan oleh :

Manajemen PT. DMI INDONESIA

(Under Lisence Brainy Lab. PTE. LTD. Singapore & Colaboration With Comcare Group Singapore)

 

Kantor Pusat DMI PRIMAGAMA :

GRAHA POGUNG LOR  No : 2 – 4 (Lantai 1)

Jl. Ringroad Utara, Pogung Lor, Yogyakarta

Telp / Fax. :  (0274) 625 168

 

Layanan Konsultasi Psikologi (Hanya bagi yang sudah ikut Tes Bakat DMI):

 

Contact Person :

  • Teguh Sunaryo HP : 085 643 383838 (Direktur)
  • Isworo Gunarsih  HP : 081 2278 5915 (Sekretaris)
  • Eko Yulianto HP : 081 6680 400 / 085 328 012345 (Kepala Lab dan Teknisi)
  • Nurmey Nurul Chaq HP : 081 5790 2340 (Koordinator Konsultan Psikologi)
  • Bambang Hastobroto HP : 081 2269 3277 (Keuangan)

 

Info Lebih Detail Lihat Situs : www.dmiprimagama.com & https://dmiprimagamapusat.wordpress.com

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: