MENJADI ORANGTUA EFEKTIF

 

Oleh : Drs. H. Teguh Sunaryo

Direktur DMI PRIMAGAMA INDONESIA

  Setiap orang yang berumah tangga dan memiliki anak-anak pasti berharap untuk menjadi orangtua yang efektif. Anehnya tidak ada sekolahan yang menjuruskan kita untuk menjadi orangtua efektif. Tips untuk itu sangat bervariasi. Dari literatur dalam negri sampai literatur luar negri. Dari yang ilmiah sampai yang alamiah. Dari yang intelek sampai yang populer. Semuanya disajikan sebagai upaya dan alternatif guna mewujudkan impian untuk menjadi orangtua efektif.  Ada sebuah resep atau tips yang bila dibahas secara panjang lebar bisa mengantarkan kita untuk menjadi orangtua efektif. Konsep tersebut sudah sering kita dengarkan, tetapi bila dikupas secara mendalam sesungguhnya memiliki makna dan dampak positif yang luar biasa, yaitu konsep 3 A : Asih, Asah dan Asuh. Berikut ini adalah uraian dan penjabarannya.

Asah.

Memberikan pengertian, pemahaman dan penalaran. Asah meliputi aspek kognitif dan psikomotorik. Setiap anak harus dibekali cara berpikir dan cara bertindak yang bisa mengantarkan hidupnya lebih efektif, lebih efisien dan produktif. Bagi orangtua yang tidak memiliki kehlian dalam mengasah anak-anaknya maka biasanya diserahkan kepada ahli dibidangnya.

Asuh.

Memberikan perhatian, pendampingan dan bimbingan moral. Asuh meliputi aspek attitude. Siapa yang tidak suka bila diberi perhatian. Siapa yang tidak nyaman bila didampingi oleh kedua orangtuanya. Tidak ada orang hidup yang tidak berkomunitas, berkelompok dan saling tergantung satu sama lain. Dengan pengasuhan yang benar, maka seseorang akan dibimbing kerah moral, semangat dan saling menghormati satu dengan yang lainnya. Tetapi pada perkembangan zaman yang sangat dinamis ini, fungsi pengasuhan seringkali diserahkan kepada pembantu. Kedua orangtua sibuk mencari nafkah diluar rumah. Ayah dan ibu sibuk bekerja untuk perusahaan atau kantor milik orang lain. Mereka bangga dengan disebut sebagai kaum modern profesional yang bekerja untuk orang lain, sementara anak-anakmya malah diserahkan pada orang lain yang terkadang pengetahuannya justru lebih rendah dari kedua orangtuanya. Semoga ini tidak terjadi pada keluarga kita. kalu toh haus terjadi kita dapat alternatif solusi penggantinya yang lebih baik.

Asih.

Memberikan kasih sayang, perlindungan dan fasilitas. Saat jiwa anak-anak kering (aspek psikologis) maka orangtua harus mengasihinya dalam bentuk perlindungan dan kenyamanan. Sedangkan saat anak-anak membutuhkan instrumen dan peralatan maka orangtua harus bisa memberikan fasilitas anak-anak untuk berkembang. Fasilitas itu bisa berupa sarana belajar maupun sarana bekerja. Tidak ada orang hidup yang tidak belajar, tidak ada orang hidup yang tidak bekerja dan semuanya itu membutuhkan fasilitas. Bekerja adalah suatu bentuk eksistensi manusia. Sebelum bisa bekerja dengan baik seorang anak harus mau belajar, belajar melalui pendidikan, peltihan atau pengajaran. Semuanya sebagai suatu stimulus agar potensi anak-anak kita bisa berkembang. Potensi akan bisa berkembang dengan baik apabila stimulus yang diberikan sesuai dengan potensi alaminya. Orangtua yang cermat adalah orangtua yang memahami bakat alami anak-anaknya. Orangtua yang bijak adalah orangtua yang dapat mengasuh anaknya dengan baik. Orangtua yang cerdas adalah orangtua yang dapat mengasah anak-anaknya dengan optimal. Orang tua yang sayang kepada anak-anaknya adalah orangtua yang dapat mengasihi anak-anaknya dengan baik dan benar, sesuai perkembangan usianya dan kebutuhannya.

Sudahkah kita menjalankan konsep asah, asuh dan asih secara maksimal ? Bisa melakukan yang tiga itu saja kita sudah relatif baik. Berikan yang terbaik untuk anak-anak kita. Mereka adalah masa depan kita. Anak adalah amanah dari Tuhan, yang harus senantiasa kita jaga dan pelihara dengan baik. Saat kita tua renta kelak, kita hanya bisa bergantung kepada dua pihak yaitu pada Tuhan dan pada anak-anak kita juga. Kalau kita bisa mencintai mereka dengan tulus, pada saatnya juga mereka akan mencintai kita dengan tulus pula.

 

Tulisan ini dipersembahkan oleh :

Manajemen PT. DMI INDONESIA

(Under Lisence Brainy Lab. PTE. LTD. Singapore & Colaboration With Comcare Group Singapore)

 

Kantor Pusat DMI PRIMAGAMA :

GRAHA POGUNG LOR  No : 2 – 4 (Lantai 1)

Jl. Ringroad Utara, Pogung Lor, Yogyakarta

Telp / Fax. :  (0274) 625 168

 

Layanan Konsultasi Psikologi (Hanya bagi yang sudah ikut Tes Bakat DMI):

 

Contact Person :

  • Teguh Sunaryo HP : 085 643 383838 (Direktur)
  • Isworo Gunarsih  HP : 081 2278 5915 (Sekretaris)
  • Eko Yulianto HP : 081 6680 400 / 085 328 012345 (Kepala Lab dan Teknisi)
  • Nurmey Nurul Chaq HP : 081 5790 2340 (Koordinator Konsultan Psikologi)
  • Bambang Hastobroto HP : 081 2269 3277 (Keuangan)

 

Info Lebih Detail Lihat Situs : www.dmiprimagama.com & https://dmiprimagamapusat.wordpress.com

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: